Manfaat Beras Kencur Beserta Cara Membuatnya

Manfaat Beras Kencur Beserta Cara Membuatnya

Kencur merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu dapur oleh masyarakat Indonesia. Namun, tanaman rempah yang satu ini juga dipakai sebagai ramuan obat lewat olahan beras kencur.

Ramuan yang terdiri dari kencur, beras, gula, garam, dan buah asam ini lazim dikonsumsi sebagai obat pereda batuk dan penambah nafsu makan. Bukan hanya itu, mengutip buku “Jamu Ramuan Tradisional Kaya Manfaat (2018)” oleh Rifqa Army, saat ini para ilmuan tengah meneliti manfaat rempah ini sebagai insektisida untuk membasmi nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah.

Mengutip penelitian berjudul “Pemanfaatan Curcuma longa dan Kaempferia galanga Sebagai Bahan Pembuatan Jamu Beras Kencur Bagi Ibu Pasca Persalinan” oleh Universitas Gadjah Mada, jamu yang dikenal dengan istilah cakur beras ini sering digunakan masyarakat untuk mempercepat penyembuhan luka pasca melahirkan.

Proses persalinan sering kali mengakibatkan luka jalan lahir. Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang pada persalinan berikutnya. Selain itu, tenaga yang dibutuhkan untuk proses persalinan mengeluarkan jumlah kalori yang tidak sedikit, sehingga tidak jarang ibu-ibu setelah proses persalinan akan mengalami pegal-pegal pada otot-otot tubuh.

Salah satu alternatif untuk menyembuhkan luka perineum akibat robekan adalah dengan mengonsumi beras kencur. Komposisi beras dan rimpang kencur memiliki kandungan senyawa fenolik yang dapat berfungsi sebagai antioksidan dan mampu mengurangi kerusakan sel. Antioksidan dapat menangkap senyawa radikal bebas, mengurangi stres oksidatif, dan menurunkan ekspresi TNF-α penyebab kerusakan pada sel.

Manfaat Beras Kencur

Selain sebagai obat batuk dan mempercepat penyembuhan luka usai melahirkan, jamu beras kencur memiliki banyak manfaat lainnya untuk kesehatan, di antaranya:

1. Meredakan Diare

Berdasarkan penelitian International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, kandungan zat sitotoksik dan antibakteri pada kencur dapat meredakan gejala diare.

Penelitan tersebut dilakukan pada hewan yang bergejala diare. Hewan ini diberikan ekstrak kencur, dan hasilnya berangsur membaik. Sementara kelompok lain yang tidak diberikan ekstrak kencur tidak menunjukan kondisi serupa.

Meski begitu, manfaat beras kencur untuk meredakan diare masih memerlukan penelitian lanjutan yang dilakukan pada partisipan manusia.

2. Menjaga Kadar Gula Darah

Ramuan beras kencur juga bermanfaat bagi penderita diabetes untuk mengendalikan kadar gula darah. Sejalan dengan riset Departemen Farmasi Universitas Tanjungpura yang menemukan bahwa olahan herbal ini mampu menurunkan kadar glukosa darah dan menjaganya tetap normal.

Namun, masih diperlukan penelitan skala besar pada manusia untuk memastikan manfaat dan keamanan beras kencur untuk menjaga kadar gula darah tubuh dalam jangka panjang.

3. Mencegah Sariawan

Sariawan atau lesi mulut adalah kondisi yang disebabkan luka kecil dangkal di dalam mulut atau di dasar gusi. Rasa hangat dan sifat antibakteri dalam olahan beras kencur dapat meringankan gejala sariawan. Selain itu, jamu ini dapat dimanfaatkan sebagai peluruh dahak, pembersih tenggorakan, atau masalah mulut lainnya.

4. Mengobati Infeksi

Manfaat beras kencur lainnya, dapat mengobati infeksi pada tubuh. Zat-zat yang bersifat sebagai antibakteri dalam ramuan herbal ini bisa melawan infeksi atau penyakit lainnya yang disebabkan bakteri.

5. Mencegah Kanker

Manfaat kencur juga dapat mencegah penyakit mematikan, seperti kanker. Beras kencur mengandung etil p-metoksisinamat yang bersifat antikanker. Kandungan ini dapat menghambat proliferasi sel karsinoma hati hepatoseluler yang dapat melindungi tubuh dari ancaman penyakit kanker.

6. Menambah Stamina dan Kesuburan

Beras kencur ampuh meningkatkan stamina, khususnya bagi pria. Mengonsumsi beras kencur secara rutin sebelum tidur dapat menambah vitalitas dan stamina ketika berhubungan suami-istri.

Bagi wanita, beras kencur dapat membantu menyuburkan rahim, khususnya bagi mereka yang pernah mengalami keguguran. Untuk memperoleh hasil yang optimal, campurkan daun sirih dan bawang putih ke dalam jamu beras kencur. Hancurkan ketiga bahan tersebut, tambahkan air dan peras airnya. Minum dengan madu saat pagi hari atau ketika menstruasi.

Manfaat beras kencur yang satu ini juga berlaku bagi mereka yang memiliki aktivitas padat. Konsumsi jamu beras kencur dapat membantu menghilangkan lelah, lesu, dan membuat badan menjadi lebih bugar.

7. Mengurangi Kembung

Kencur bisa mengurangi kembung. Caranya, cuci kencur sampai bersih, tambahkan garam secukupnya. Bersihkan lagi kemudian rebus di air hangat.

Cara lainnya, rebus 3 cm kencur dengan gelas air hangat. Tunggu sampai kencur meresap ke air. Kemudian minum larutan ini dua kali sehari untuk mencegah kembung.

8. Cegah Karies Gigi

Jamu beras kencur memiliki sifat antimikroba yang dapat menghalau perkembangan bakteri lactobacillus acidophilus sehingga dapat mencegah masalah karies gigi.

Kaires gigi adalah area gigi yang rusak permanen dan berkembang menjadi lubang kecil. Jika dibiarkan, bakteri yang berada di dalam mulut bisa merusak gigi dan menimbulkan lubang, infeksi, dan sakit gigi yang menyiksa.

9. Mengatasi Masalah Kulit

Bukhan hanya untuk kesehatan, jamu beras kencur juga dapat membantu menunjang penampilan. Mengonsumsi olahan herbal ini secara rutin dapat membantu mengatasi jerawat, mencerahkan, hingga mengencangkan kulit.

Mengutip jurnal “Karakteristik Morfologi Tanaman Kencur”, kencur memiliki senyawa etil parametoksisinamat (EPMS). Senyawa ini sering dipakai dan digunakan sebagai bahan dasar tabir surya. Tabir surya berfungsi melindungi kulit dari sengatan sinar UV matahari. EMPS juga digunakan obat herbal seperti antijamur, antibakteri, dan penyembuhan asma.

Cara Membuat Jamu Beras kencur

Setelah mengetahui segudang manfaat beras kencur, tidak ada salahnya untuk mencoba membuat olahan ramuan herbal ini. Adapun bahan yang dibutuhkan, yaitu 100 gram beras yang sudah dicuci, direndam 3 jam, dan tiriskan. Siapkan 200 gram kencur, 100 gram jahe, 100 gram asam jawa, 50 gram kunyit, 200 gram gula merah, 1 butir merica bulat, dan 1 liter air.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Panaskan wajan, lalu sangrai beras hingga kering dan berwarna kecoklatan.
  2. Haluskan beras hingga menjadi bubuk.
  3. Parut jahe, kencur, dan kunyit.
  4. Rebus air, gula, asam jawa, dan parutan rempah hingga mendidih.
  5. Masukkan tepung beras, rebus hingga mengental.
  6. Jika sudah mengental matikan api kompor dan saring.
  7. Sajikan.