Haus Seks, 6 Pemuda Gilir Gadis Empat Lawang usai Pesta Miras

Haus Seks, 6 Pemuda Gilir Gadis Empat Lawang usai Pesta Miras

Enam pemuda di Empat Lawang, Sumatera Selatan memperkosa secara bergiliran seorang remaja putri berusia 15 tahun.

Ulah bejat itu dilakukan pada Senin 27 Desember 2022 lalu.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang, AKP M Tohirin menjelaskan, peristiwa itu bermula saat korban dijemput oleh salah satu pelaku yang juga teman korban berinisial IN, sekitar pukul 19.
30 WIB.

Baca juga : Tak Pernah Tobat, Residivis di Jombang Ini Tega P3rk0s4 Anak Kandung Sendiri

“Korban awalnya dijemput oleh temannya yang juga menjadi salah pelaku untuk nongkrong,” kata M Tohirin, Rabu (5/1/2022).

Tersangka IN lalu membawa korban ke rumah temannya berinisial RK di belakang Pasar Pendopo.

Di lokasi itu, sudah ada 5 pemuda lain yang tidak dikenal korban.

“Para pelaku pun kemudian berkenalan dan mengobrol dengan korban,” katanya.

Tak lama kemudian, para pemuda itu kemudian meminta korban turut pesta miras.

Namun permintaan itu ditolak korban.

Baca juga : Sadis! Cemburu Diselingkuhi, Kakek di Aceh Bunuh dan Buang Mayat Istrinya ke Sungai

“Para pelaku kemudian memaksa meminumkan miras tersebut ke mulut korban hingga membuatnya mabuk setengah sadar.

Selanjutnya, korban diperkosa secara bergiliran oleh keenam pelaku,” katanya.

Keesokan harinya, korban diantarkan pulang ke rumah neneknya oleh salah satu pelaku.

Kemudian pada 3 Januari 2022, korban pulang ke rumah dan menceritakan kejadian yang dialaminya kepada orang tuanya.

Lalu melaporkan kasus ini ke polisi.

Baca juga : Ada 15 Adegan Sungguh Sadis, Kasus Pemerkosaan dan Percobaan Pembunuhan oleh Sopir dan Kernet Angkot

Petugas yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil menangkap 4 dari 6 pemuda yang memperkosa korban.

Mereka berinisial AR (23), MER (22), RSP (19), dan YUG (22).

“Keempat pelaku beserta barang bukti sudah diamankan, sementara dua pelaku lagi yang identitasnya sudah dikantongi saat ini masih dalam pengejaran petugas,” pungkas Kasat Reskrim.